What is eight grade syndrome?

Eight grade syndrome merupakan suatu sindrom yang di derita oleh,....

Budidaya Bawang Merah Organik

Tanaman bawang merah diduga berasal dari Asia, terutama Palestina, India, Utara Pakistan dan daerah pengunungan Iran dan juga berkembang ke Mesir dan Turki. Dari berbagai penelusuran dalam literatur, menunjukan bahwa zaman I dan II Dynasti (3200 - 2700 sebelum masehi) bangsa mesir sering melukiskan bawang merah pada patung dan tugu-tugu mereka...

Sagu

Sagu (Metroxylon spp.) termasuk tumbuhan monokotil. Tanaman sagu termasuk dalam ordo Spadiciflora, famili Palmae, genus Metroxylon, dan spesies Metroxylon spp. .

Perkembangan Bioteknologi Pertanian

Bioteknologi berasal dari dua kata, yaitu ‘bio’ yang berarti makhuk hidup dan ‘teknologi yang berarti cara untuk memproduksi barang atau jasa. Dari paduan dua kata tersebut European Federation of Biotechnology (1989) mendefinisikan bioteknologi sebagai perpaduan dari ilmu pengetahuan alam dan ilmu rekayasa yang bertujuan meningkatkan aplikasi organisme hidup, sel, bagian dari organisme hidup, dan/atau analog molekuler untuk menghasilkan produk dan jasa ...

Jenis-jenis jagung

Jagung merupakan tanaman yang dapat di manfaatkan baik sebagai makanan pokok, pakan ternak maupun sayur. Jagung sendiri memiliki berbagai macam jenis dan varietas.

Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Friday, February 8, 2019

SERING MERASA KURANG TIDUR ???? MUNGKIN ANDA FATIGUE (LELAH),,,,,

Fatigue adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kondisi kelelahan pada seseorang yang ditandai dengan gejala mengantuk, lelah, lemas, jenuh, dan lain-lain. Keadaan fatigue mencakup aspek fisiologis dan aspek psikologis. Fatigue sangat berpengaruh terhadap terjadinya kecelakaan terutama pada pengendara atau pekerja yang mengoperasikan unit. Beberapa akibat yang dapat ditimbulkan karena fatigue pada pengendara adalah sebagai berikut : Menurunnya daya konsentrasi, timbulnya rasa kantuk, lambat bereaksi, kelelahan pada mata, kejenuhan, lelah, menurunkan perhatian, tertidur sesaat, keluar dari  jalur/jalan. Fatigue/kelelahan disebabkan karena kurang istirahat atau kurang tidur, selain itu penyebab lain yang berkaitan dengan fatigue diantaranya:
1. Kapan waktu pekerjaan dilakukan (siang atau malam)
2. Lamanya waktu yang dihabiskan dalam pekerjaan
3.Jenis dan lamanya pekerjaan dan lingkungan dimana pekerjaan itu dilakukan
4. Jumlah dan kualitas istirahat sebelum dan sesudah pekerjaan
5.Aktivitas diluar jam kerja, seperti keluarga atau pekerjaan lain diluar jam kerja
6.Faktor individu, seperti sulit tidur

Kurang tidur yang terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan utang tidur atau kurang tidur  yang akut (fatigue akut)

Fatigue yang akut sering disebabkan karena kurang tidur yang berkepanjangan, sebagai contoh karena adanya long shift atau bekerja pada shift malam tanpa istirahat siang yang cukup yang terjadi secara terus menerus. Gangguan tidur terus-menerus seperti itu dapat menyebabkan utang tidur dan kurang tidur yang akut. Membiarkan pekerja dalam kondisi seperti itu akan meningkatkan risiko baik bagi pekerja itu sendiri dan pekerja lainnya. ini dapat mengakibatkan:
· Kelelahan otot yang sangat tidak nyaman
· Kelelahan pada setiap aktivitas harian
· Mengurangi kewaspadaan dan koordinasi/konsentrasi

Jika kekurangan tidur itu terus berlangsung, maka performen kerja akan semakin memburuk. Penyebab terjadinya fatigue dapat berasal dari faktor yang berkaitan dengan pekerjaan dan faktor diluar pekerjaan.

a. Faktor yang berkaitan dengan pekerjaan:
1). Aspek tugas yang dikerjakan (seperti beban kerja yang semakin besar)
2). Sistem roster (terlalu banyak shift malam, atau jadwal kerja yang cukup panjang)
3). Pekerjaan yang tidak terencana, keadaan darurat, lembur
4). Suasana lingkungan kerja (bising, temperatur ekstrim)
 
 b. Faktor di luar pekerjaan:
1). Gangguan tidur karena ada keluarga yang sakit
2). Kegiatan diluar jam kerja yang berat, seperti bekerja pada saat diluar jam kerja
3). Gangguan tidur
4). Penggunaan alkohol dan obat-obatan terlarang
5). Stress karena kesulitan finansial atau tanggung jawab keluarga

Mengapa fatigue atau kelelahan jadi masalah?

Fatigue atau kelelahan dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh kelelahan dan kurangnya kewaspadaan. Ketika pekerja mengalami kelelahan akan lebih memungkinkan untuk kurang dalam menentukan (poor judgment), dan reaksinya akan lambat. Fatigue juga dapat menyebabkan masalah kesehatan dalam jangka panjang, seperti: masalah pencernaan, stress, penyakit jantung, penggunaan obat-obatan berbahaya dan alkohol, dan penyakit mental. Pergunakan waktu istirahat dengan baik. Tetap Utamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja!

Saturday, May 25, 2013

Palembang Duelist Comunity: Ajang Kumpul Bersama Sekaligus Hobi

K.R. Bagi yang suka  ngikutin manga atau pun anime Yu-Gi-Oh! series pasti uda tau dengan yang namanya Yu-Gi-Oh! Trading Card Game . Card game yang satu ini dapat di katakan berbeda dari card game yang lainnya karena card game ini di angkat langsung dari manga/serial anime. Permainannya cukup simpel. Untuk memulai permainan seorang pemain harus memiliki deck yang berjumlah 40 sampai 60 kartu dan  hanya boleh ada 3 kartu yang sama persis dalam satu deck. Kemudian setiap pemain diberikan LP (Life Points) sebesar  8000 LP dan pemain yang berhasil membuat LP lawannya menjadi 0 lah yang dinyatakan menang. The Yu-Gi-Oh! Trading Card Game adalah permainan kartu yang berasal dari Jepang yang dibuat dan dipublikasikan oleh Konami. Permainan ini berdasarkan fiksi, Duel Monsters , Yu-Gi-Oh! yang dibuat oleh manga artist Kazuki Takahashi. Permainan Yu-Gi-Oh! Trading Card Game sendiri pertama kali diluncurkan oleh Konami pada tahun 1999. Permainan ini tercatat sebagai top selling trading card game di dunia oleh Guinness World Records pada tanggal 7 Juli 2009, karena telah menjual lebih dari 25 miliar kartu di seluruh dunia.  Permainan trading card ini pun terus mengalami peningkatan popularitas di seluruh dunia seiring berjalannya waktu. Kebanyakan di Jepang, Amerika Utara, Eropa dan Australia.Di Indonesia sendiri perkembangan Yu-Gi-Oh! Trading Card Game dapat terbilang amat pesat. Hampir di setiap kota di Indonesia terdapat komunitasnya. Bahkan salah seorang duelist nasional yang sangat berprestasi bernama David Frans Daritan menduduki peringkat ke-9 dalam turnamen Good Games Super Series 2012 yang di adakan di Australia. Dan tak kalah halnya di kota-kota lain di Indonesia. Di Palembang pun terdapat komunitas serupa yang bernama Palembang Duelist Comunity. Palembang Duelist Comunity sendiri terbentuk pada bulan Desember tahun 2010. Meski pun terbilang baru, tapi member komunitas ini lebih dari 80 orang dan terus bertambah. “ini awalnyo taon 2006. Dulu Cuma tigo wong, aku, dion samo betfa. Cuma ngumpol-ngompol kawan sma be dulunyo. Awalnyo dulu pake kartu fake. Nah kareno banyak yang hobi jadi nambah jadi 25 wong n nambah teros sampe sekarang membernyo”. Kata Efran, ketua Palembang Duelist Comunity. Komunitas Palembang Duelist Comunity ini bersifat umum tidak hanya anak unsri saja anggotanya tapi semua orang bisa jadi member. “klo buat jadi member kito free. As long as pnyo deck biso masuk”. Kata Efran. Kegiatan Palembang Duelist Comunity sendiri aktif setiap hari  minggu. “iyo, kito turney ado setiap minggu dateng be ke rumah aku. Disinilah tempatnyo”. Well, bagi yang ingin mengetahui permainan ini lebih lanjut dapat mengakses situs www.yugioh-card.com atau masuk saja ke grup facebook-nya di Palembang Duelist Comunity (http://www.facebook.com/groups/203549836372931/  or http://www.facebook.com/groups/162219367160592/ ) atau datang langsung ke lokasi di Jl. AKBP H.M Amin No.423 RT.006 RW.004 setiap minggunya. (arr)

Sunday, May 12, 2013

Bioteknologi, Perkembangan Sejarah Serta Manfaat dan Kerugian



K.R. Bioteknologi berasal dari dua kata, yaitu ‘bio’ yang berarti makhuk hidup dan ‘teknologi  yang berarti cara untuk memproduksi barang atau jasa. Dari paduan dua kata tersebut European Federation of Biotechnology (1989) mendefinisikan bioteknologi sebagai perpaduan dari ilmu pengetahuan alam dan ilmu rekayasa yang bertujuan meningkatkan aplikasi organisme hidup, sel, bagian dari organisme hidup, dan/atau analog molekuler untuk menghasilkan produk dan jasa (Goenadi & Isroi, 2003). Seperti halnya teknologi-teknologi yang lain, aplikasi bioteknologi untuk pertanian selain menawarkan berbagai keuntungan juga memiliki potensi risiko kerugian. Keuntungan potensial bioteknologi pertanian antara lain: potensi hasil panen yang lebih tinggi, mengurangi penggunaan pupuk dan pestisida, toleran terhadap cekaman lingkungan, pemanfaatan lahan marjinal, identifikasi dan eliminasi penyakit di dalam makanan ternak, kualitas makanan dan gizi yang lebih baik, dan perbaikan defisiensi mikronutrien (Jones, 2003). Satu pendekatan baru yang sedang mendapatkan banyak perhatian adalah Bio-farming , seperti antibiotika dalam buah pisang.
            Bioteknologi dapat diaplikasikan salah satunya di bidang pertanian. Perkembangan bioteknologi di bidang pertanian sangatlah pesat dengan pemanfaatannya secara meluas hampir di seluruh negara di dunia. Berdasarkan laporan Global Status of Commercialized Biotech/GM Crops: 2009, di tahun 2009, 14 juta petani menanam 134 juta hektar (330 juta akre) tanaman biotek di 25 negara, meningkat dari 13,3 juta petani dan 125 juta hektar (7 persen) di 2008. 13 dari 14 juta petani, atau 90 persennya adalah petani kecil dan bersumberdaya rendah dari negara-negara berkembang. Brasil melampaui Argentina sebagai penanam tanaman biotek terbesar kedua secara global.  Pertumbuhan yang mengesankan dari 5,6 juta hektar menjadi 21,4 juta hektar, meningkat 35% dibanding tahun 2008, ini merupakan pertumbuhan tertinggi untuk semua negara di tahun 2009.
            Ada delapan negara tertinggi di dunia yang sampai tahun 2009 masing-masing menanam  lebih dari 1 juta hektar tanaman biotek diantaranya adalah Amerika Serikat (64,0 juta hektar), Brasil (21,4 juta ha), Argentina (21,3 juta ha), India (8,4 juta ha), Kanada (8,2 juta ha), China (3,7 juta ha), Paraguay (2,2 juta ha), dan Afrika Selatan (2,1 juta ha).  Negara-negara yang tersisa termasuk: Uruguay, Bolivia, Filipina, Australia, Burkina Faso, Spanyol, Meksiko, Chile, Kolombia, Honduras, Republik Ceko, Portugal, Rumania, Polandia, Kosta Rika, Mesir dan Slovakia.
            Banyak perusahaan di dunia yang kini sedang mengembangkan produk bioteknologi. Penerapannya yang semakin meluas membuka peluang bagi berbagai perusahaan lainnya untuk turut berperan dalam pengembangan produk-produk seperti ini. Perusahaan-perusahaan raksasa dunia seperti Monsanto, DuPont, Syngenta, Bayer dan lainnya menguasai hampir seluruh aspek pengembangan produk bioteknologi pertanian, dikarenakan modalnya yang besar yang didukung oleh sumberdaya yang memadai.
            Sebuah invensi bioteknologi pada dasarnya merupakan ide atau solusi bagi sebuah masalah teknis. Oleh karena itu adalah sangat penting untuk memperoleh perlindungan hukum sebelum mengkomersialkannya. Dalam beberapa kasus, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan sebelum sebuah invensi dapat diwujudkan dalam bentuk produk yang dapat dipasarkan atau proses yang dapat diterapkan dalam produksi komersial. Bahkan setelah produksi dari invensi baru dilaksanakan, upaya lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memasarkannya, yang juga memerlukan dukungan sumberdaya manusia, investasi, waktu, dan kerja kreatif. Riset pengembangan merupakan tahapan yang sangat penting sebelum sebuah hasil penelitian bioteknologi dapat menjadi sebuah produk atau proses. Walaupun banyak tahapan yang dapat ditempuh, pengalaman penulis menunjukkan bahwa riset pengembangan menentukan keyakinan pihak investor dalam mengkomersialisasikan teknologi yang dihasilkan.
            Salah satu kunci keberhasilan komersialisasi produk bioteknologi adalah adanya kebutuhan pasar dan mutu produk yang dihasilkan cukup memadai. Produk-produk berbasis bioteknologi memperoleh apresiasi pasar karena masyarakat lebih sadar terhadap pentingnya produk hayati. Oleh karena itu, produk-produk pupuk hayati, pelapuk hayati, dan tanaman hasil kultur jaringan relatif mudah memperoleh tanggapan positif dari pasar. Faktor kunci lainnya adalah jenis produk yang dihasilkan harus mampu menawarkan peningkatan efisiensi pada tingkat harga yang layak. Memasarkan produk pupuk hayati, yang mampu menghemat penggunaan pupuk kimia pada saat harga pupuk terus meningkat dan subsidi oleh pemerintah dihapus akan sangat efektif. Di samping aspek produk tersebut di atas, pengenalan terhadap segmen pasar adalah sangat penting artinya agar invensi yang diciptakan mampu secara potensial memiliki pasar utama (captive market). Untuk itu diperlukan strategi mengamankan pasar produk melalui keterkaitan yang erat antara produsen dan konsumen. Salah satunya adalah bahwa produsen adalah sekaligus bertindak sebagai konsumen utama.


Adapun Keuntungan dan Kerugian Bioteknologi Konvensional dan Modern adalah:


A.    Bioteknologi Konvensional 

1.  Keuntungan Bioteknologi Konvensional
a. Meningkatkan nilai gizi dari produk-produk makanan dan minuman, seperti air susu menjadi yoghurt, mentega, keju.
b. Teknologinya relatif sederhana,
c. Menciptakan sumber makanan baru, misalnya dari air kelapa dapat dibuat Nata de coco
d. Secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian rakyat karena bioteknologi konvensional tidak banyak membutuhkan biaya karena biaya yang digunakan relatif murah
e. Pengaruh jangka panjang umumnya sudah diketahui karena sistemnya sudah mapan 

2. Kerugian Bioteknologi Konvensional
     a.      Tidak dapat mengatasi masalah ketidaksesuaian (inkompatibilitas) genetic
     b.      Perbaikan sifat genetik tidak terarah
     c.      Hasil tidak dapat diperkirakan sebelumnya
     d.      Memerlukan waktu yang relatif lama untuk menghasilkan galur baru
     e.      Tidak dapat mengatasi kendala alam dalam sistem budidaya tanaman, misalnya hama

B.     Bioteknologi Modern 

        1.      Manfaat Bioteknologi Modern

a.   Di bidang pertanian dan peternakan yaitu mampu menciptakan bibit-bibit unggul yang akan memberikan produk bermutu tinggi secara kualitas dan kuantitas ,meningkatnya sifat resistensi tanaman terhadap hama dan penyakit tanaman, misalnya tanaman transgenik kebal hama, Mengatasi terbatasnya lahan pertanian , Mengatasi produksi bibit yang sama dalam jangka waktu singkat , Mengendalikan serangga perusak tanaman budidaya

b.  Dibidang Lingkungan dan pelestarian yaitu mengatasi masalah pelestarian species langka dan hampir punah. Dengan teknologi transplantasi nukleus, hewan / tumbuhan langka bisa dilestarikan, membantu manusia mengatasi masalah-masalah pencemaran lingkungan, Seperti : bacteri pemakan plastik dan parafin, bacteri penghasil bahan plastik biodegradable,

c. Dibidang kesehatan, mampu menciptakan produk obat untuk penyakit.Misalnya : penyakit kelainan genetis dg terapi gen, hormon insulin, antibiotik, antibodi monoklonal, vaksin.

d.  Dibidang industri, mampu menciptakan pemberantas hama secara biologis (Bacillus thuringensis) dan tanaman tahan hama dalam tubuhnya disisipi gen bakteri (tanaman transgenik)

e. Dibidang pertambangan, mampu melakukan pengolahan biji besi (Thiobacillus ferrooxidans), membantu manusia mengatasi masalah sumber daya energi. Misalnya : bioethanol, biogas,membantu proses pemurnian logam dari bijihnya pada pertambangan logam ( biohidrometalurgi )

            2. Kerugian Bioteknologi Modern

1)      Di bidang Etika/ Moral
a.       Ada masyarakat yang menganggap bahwa menyisipkan gen suatu MH ke MH berten-tangan dengan nilai budaya dan melanggar hukum alam
b.      Penyisipan gen babi ke dalam buah semangka dapat membawa konsekuensi bagi penganut agama tertentu.
c.       Pemberian hak paten atas organisme transgenik bertentangan dengan banyak nilai-nilai budaya yang menghargai nilai intrinsik makhluk hidup karena pemberian hak paten pada organisme hasil rekayasa menyebabkan pemberian hak pribadi atas organisme yang bisa disalahgunakan.
d.      Kloning manusia saat ini masih dipertentangkan dan dianggap merusak nilai etika dan moral karena merusak embrio/janin manusia untuk alasan apapun dianggap tidak manusiawi
2)      Di bidang sosial ekonomi
a.     Menimbulkan kesenjangan antara negara/ perusahaan yang memanfaatkan biotekno-logi dengan yang belum memanfaatkan bioteknologi (negara dunia ke tiga).
b.     Hak paten hasil rekayasa, swastanisasi dan konsentrasi bioteknologi pada kelompok tertentu membuat petani tradisional tidak dapat mengadakan bibit sendiri dan para peneliti harus mendapatkan ijin terlebih dahulu sebelum melakukan penelitian menggunakan bibit-bibit hasil rekayasa tersebut.
c.     Merugikan petani kecil dan menimbulkan kesenjangan ekonomi karena produk bioteknologi yang pada umumnya dimiliki oleh pemilik modal dapat meningkatkan produksi hingga 50 %.
d.    Produk bioteknologi hasil modifikasi genetika suatu organisme dapat menyingkirkan plasma nutfah, yaitu suatu jenis makhluk hidup yang masih memiliki sifat asli.
3)      Dampak di bidang kesehatan
a.  Ada produk hasil rekayasa genetik yang disinyalir menimbulkan masalah serius, misalnya kematian akibat penggunaan insulin, sapi penghasil susu yang disuntik dengan Hormon BGH mengandung bahan kimia yang berbahaya, tomat Flavr Savr diketahui membawa gen resisten terhadap antibiotik.
b.  Penggunaan insulin hasil rekayasa telah menyebabkan 31 orang meninggal di Inggris.
c.  Tomat Flavr Savr hasil rekayasa diketahui mengandung gen yang resisten terhadap antibiotik.
d.  Susu sapi yang disuntik hormon BGH (bovine growth hormone) atau hormon pertumbuhan sapi, disinyalir mengandung bahan kimia baru yang punya potensi berbahaya bagi kesehatan manusia..
e.  Jagung yang direkayasa sebagai pakan unggas menjadikan unggas tersebut mengandung genetic modified organism (GMO) yang dikhawatirkan membahayakan manusia.
f.  Ada dugaan bahwa SARS yang menghebohkan dunia, diduga disebabkan oleh rekayasa genetika virus Corona.
4)      Dampak terhadap lingkungan
a. Pelepasan organisme transgenik ke alam dapat keseimbangan alam dan kelestarian organisme.
b. Pencemaran biologi, karena apabila makhluk hidup transgenik lepas ke alam bebas dan kawin dengan makhluk normal dapat menghasilkan keturunan yang mutan.
c.  Penyalahgunaan hak pribadi, karena dengan rekayasa genetika perubahan genotip tidak dirancang secara alami sesuai dengan kebutuhan, melainkan menurut kebutuhan pelaku bioteknologi itu sendiri. Hal ini dapat menimbulkan peluang bahaya bagi kelestarian lingkungan hidup.

Sejarah perkembangan bioteknologi sendiri dimulai:
·         1917                Karl Ereky memperkenalkan istilah bioteknologi
·          1943               Penisilin diproduksi dalam skala industri
·          1944               Avery, MacLeod, McCarty mendemonstrasikan bahwa DNA adalah bahan genetik
·          1955               Watson & Crick  menentukan struktur DNA
·          1961               Jurnal Biotechnology and Bioengineering ditetapkan
·          1961-1966      Seluruh sandi genetik terungkapkan
·          1970               Enzim restriksi endonuklease pertama kali diisolasi
·          1972               Khorana dan kawan-kawan berhasil mensintesa secara kimiawi seluruh   gen tRNA
·         1973                Boyer dan Cohen memaparkan teknologi DNA rekombinan
·          1975               Kohler dan Milstein menjabarkan produksi antibodi monoklonal
·          1976               Perkembangan teknik-teknik untuk menentukan urutan DNA
·          1978               Genetech menghasilkan insulin manusia dalam E.coli
·          1980               US Supreme Court: Mikroba hasil manipulasi dapat dipatenkan
·          1981               Untuk pertama kalinya automated DNA synthesizers dijual secara   komersial
·          1981               Untuk pertama kalinya kit diagnostik berdasar antibodi disetujui untuk dipakai di Amerika                Serikat
·         1982                Untuk pertama kalinya vaksin hewan hasil teknologi DNA rekombinan disetujui pemakaiannya di Eropa
·          1983               Plasmid Ti hasil rekayasa genetik dipakai untuk transformasi tanaman
·          1988               US Patent diberikan untuk mencit  hasil rekayasa genetik sehingga  rentan terhadap kanker (untuk penelitian tumor)
·          1988               Metode Polymerase Chain Reaction dipubliikasi
·          1990               USA: Telah disetujui percobaan Terapi gen sel somatik pada manusia
·          1997               Kloning hewan (domba Dolly) dari sel dewasa (sel kambing)
·          2000               Pro dan kontra tanaman transgenik di Indonesia. Kapas transgenik ditanam di Sulawesi Selatan
·          2001               Konstruksi monyet transgenik (ANDi) yang mengandung gen GFP dari sejenis ubur-ubur dan hingga masa kini.